Mahasiswa Baru Prodi Ilmu Falak Mengikuti Kegiatan Smart Learning 2025, kegiatan ini merupakan bagaian dari rangkaian kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun 2025. Materi ya...
Mahasiswa Baru Prodi Ilmu Falak Mengikuti Kegiatan Smart Learning 2025, kegiatan ini merupakan bagaian dari rangkaian kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun 2025. Materi yang disampaikan diantaranya mengenai Moderasi Beragama serta Layanan Akademik & Digital.
Dengan konsep pembelajaran klasikal, mahasiswa dibagi dalam kelompok kecil agar lebih fokus, interaktif, dan aktif berdiskusi. Setiap kelas dipandu oleh fasilitator dan pemateri yang kompeten, sehingga penyampaian materi berlangsung efektif.
Moderasi Beragama Jadi Pondasi
Materi Moderasi Beragama dipandu oleh Ketua Rumah Moderasi Beragama UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Muhammad Maimun, M.A., M.S.I. Ia menekankan bahwa pemahaman nilai toleransi dan keberagaman harus ditanamkan sejak awal mahasiswa menempuh studi.
“Smart Learning dalam PBAK ini adalah langkah strategis menanamkan nilai-nilai moderasi sejak dini. Moderasi beragama bukan hanya konsep, tetapi harus menjadi karakter hidup dalam interaksi akademik dan sosial. Ini investasi jangka panjang untuk membangun atmosfer kampus yang inklusif dan damai,” ungkap Maimun.
Literasi Digital Jadi Bekal Wajib
Sementara itu, materi Layanan Akademik & Digital membekali mahasiswa dengan pemahaman sistem informasi akademik, literasi digital, dan pemanfaatan teknologi dalam perkuliahan.
Kepala Pusat Informasi dan Pelayanan Digital (PIPD) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Heru Mudiyanti, M.Pd., menegaskan pentingnya kesiapan digital sejak awal.
“Kami ingin mahasiswa baru tidak gagap teknologi. Pemahaman awal terhadap layanan akademik digital akan membantu mereka beradaptasi lebih cepat dan mandiri. Smart Learning ini menjadi media yang tepat untuk membekali mereka secara teknis dan mindset digital,” jelasnya.
“Dengan pembelajaran yang terstruktur, mahasiswa baru tidak hanya siap menghadapi tantangan akademik, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang moderat, adaptif, dan inovatif di era digital. Kegiatan Smart Learning PBAK 2025 ini menegaskan peran UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai Cyber Islamic University pertama di Indonesia, yang menghadirkan pendidikan berbasis digital tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam dan kebangsaan.
Dengan konsep pembelajaran klasikal, mahasiswa dibagi dalam kelompok kecil agar lebih fokus, interaktif, dan aktif berdiskusi. Setiap kelas dipandu oleh fasilitator dan pemateri yang kompeten, sehingga penyampaian materi berlangsung efektif.
Moderasi Beragama Jadi Pondasi
Materi Moderasi Beragama dipandu oleh Ketua Rumah Moderasi Beragama UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Muhammad Maimun, M.A., M.S.I. Ia menekankan bahwa pemahaman nilai toleransi dan keberagaman harus ditanamkan sejak awal mahasiswa menempuh studi.
“Smart Learning dalam PBAK ini adalah langkah strategis menanamkan nilai-nilai moderasi sejak dini. Moderasi beragama bukan hanya konsep, tetapi harus menjadi karakter hidup dalam interaksi akademik dan sosial. Ini investasi jangka panjang untuk membangun atmosfer kampus yang inklusif dan damai,” ungkap Maimun.
Literasi Digital Jadi Bekal Wajib
Sementara itu, materi Layanan Akademik & Digital membekali mahasiswa dengan pemahaman sistem informasi akademik, literasi digital, dan pemanfaatan teknologi dalam perkuliahan.
Kepala Pusat Informasi dan Pelayanan Digital (PIPD) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Heru Mudiyanti, M.Pd., menegaskan pentingnya kesiapan digital sejak awal.
“Kami ingin mahasiswa baru tidak gagap teknologi. Pemahaman awal terhadap layanan akademik digital akan membantu mereka beradaptasi lebih cepat dan mandiri. Smart Learning ini menjadi media yang tepat untuk membekali mereka secara teknis dan mindset digital,” jelasnya.
“Dengan pembelajaran yang terstruktur, mahasiswa baru tidak hanya siap menghadapi tantangan akademik, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang moderat, adaptif, dan inovatif di era digital. Kegiatan Smart Learning PBAK 2025 ini menegaskan peran UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai Cyber Islamic University pertama di Indonesia, yang menghadirkan pendidikan berbasis digital tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam dan kebangsaan.
Bagikan Artikel: